Home » » Review Into The Darkness – Game Maze Horor Potensial Yang Perlu Dipoles

Review Into The Darkness – Game Maze Horor Potensial Yang Perlu Dipoles


168GAMES - Awalnya minmin mengira bahwa Into The Darkness adalah game buatan Indonesia karena nama developernya yang mirip dengan salah satu nama kota di Indonesia. Meskipun tebakan minmin salah, saat melihat screenshot game ini minmin sangat tertarik untuk mencobanya. Terlebih saat mengetahui Into The Darkness juga mengambil tema horor, minmin jadi tergiur untuk mengulasnya, hitung-hitung mencari game yang cocok dimainkan saat Halloween tiba nanti :D. Nah, tanpa panjang lebar lagi simak ulasannya berikut ya!

Terkecuali 168GAMES membaca deskripsi dari game ini saat mengunduhnya, pertama kali bermain Into The Darkness 
168GAMES mungkin akan dibuat bingung sama seperti yang minmin alami. Bagaimana tidak? 168GAMES dihadapkan dengan sesosok karakter botak berwarna orange imut yang menggigil ketakutan tanpa ada tutorial selanjutnya mengenai apa yang harus minmin perbuat di sini :S. Minmin dibuat bertanya-tanya, sekaligus berpikir apa tujuan dan misi sebenarnya dari Into The Darkness? Siapa saya? Apa yang harus saya lakukan dan bagaimana?


Beginilah cara kamu membawa key ghost

Mau tidak mau minmin harus mengeksplorasi segalanya sendirian. Padahal 
168GAMES tahu bahwa ini adalah game horor, meskipun karakter-karakter yang digunakan cukup imut-imut di sini… :S  Ya namanya game horor, 168GAMES tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan bukan :p? Setelah karakter minmin berputar ke sana kemari selama beberapa saat, akhirnya minmin menemukan bahwa karakter minmin harus menemukan key ghost dan menggiringnya ke altar untuk bisa melanjutkan ke level berikutnya. Fiiuuhh

Dengan berbekal sebuah virtual joystick saja, 
168GAMES akan bertualang pada labirin gelap yang dipenuhi dengan hantu-hantu gentayangan di sini. Karena Into The Darkness adalah permainan maze, keberanian 168GAMES dalam menjelajah setiap sudut labirin yang ada sangat dituntut di sini. Inti dari Into The Darkness sebenarnya sangat sederhana, temukan key ghost, bawa ia ke altar, dan misi selesai. Sayangnya kamu tahu bahwa apa yang diucapkan selalu jauh lebih mudah dari kenyataannya. Dengan pencahayaan yang terbilang remang-remang 168GAMES akan sulit untuk mendeteksi letak hantu-hantu gentayangan yang sejatinya harus 168GAMES hindari.

Musuh utama 
168GAMES di sini adalah hantu. Ada 3 macam hantu di sini, sayangnya tak satupun dari mereka yang bernama jadi minmin tidak bisa menjelaskannya pada 168GAMES.:P Yang jelas, mereka memiliki keunikannya masing-masing, ada hantu yang bertudung, bertanduk, hingga hantu dengan sabit (seperti grim reaper). Walaupun wajah mereka imut-imut, jangan sampai kamu tertipu. Hantu-hantu ini akan mengikuti ke manapun 168GAMES bergerak jika ia melihat 168GAMES, jadi sebisa mungkin hindarilah mereka.


Dear hantu yang baik, please jangan dekati saya lagi… TT

Bila 
168GAMES terlihat oleh salah satu di antara mereka, 168GAMES harus mencari akal untuk bisa terlepas dari kejarannya. Caranya bisa dengan berada di dekat lampu tengkorak atau membawa mereka ke altar maupun berlindung sementara di belakang rantai bersinar. Setiap level memiliki tempat perlindungannya masing-masing, jadi 168GAMES harus pandai-pandai dalam mengingat lokasi perlindungan. Oh ya, secara default karakter 168GAMES hanya memiliki 4 nyawa di sini, nyawa karakter 168GAMES ditunjukkan melalui warna tubuhnya yaitu: orange, ungu muda, motif tengkorak, dan roh.

Warna orange adalah warna saat 
168GAMES memiliki nyawa penuh, saat 168GAMES terkena perangkap maupun hantu, nyawa 168GAMES akan berkurang. 168GAMES akan mati begitu terkena hantu saat karakter 168GAMES berupa roh. Sedangkan jika 168GAMES cerdik 168GAMES bisa memanfaatkan hantu yang mengikuti 168GAMES tersebut dengan membawanya ke altar. 168GAMES akan mendapatkan 1 nyawa tambahan jika berhasil mengumpulkan sepuluh hantu. Setiap levelnya juga memiliki gate atau pagar. Pagar ini hanya bisa dibuka dengan menekan switch yang letaknya harus 168GAMES telusuri sendiri.

Jujur saja, sesungguhnya Into The Darkness adalah game horor yang cukup menantang di mata minmin. Ada saat di mana minmin terlambat bergerak dan mati karena tidak menduga kemunculan hantu waktu gerbang baru terbuka, atau saat minmin bergerak mengendap-endap dan berharap tidak ada hantu di depan minmin. Walaupun karakternya imut, soundtrack yang cukup kelam berhasil membuat minmin sedikit sport jantung. Untung saja Into The Darkness adalah game 2D, coba bayangkan jika ini adalah game 3D dengan sudut pandang first person >o<.



Satu hal yang menjadi kekecewaan minmin di sini, grafis yang tidak high resolution benar-benar mengurangi kesenangan minmin dalam bermain. Minmin tidak bilang grafisnya buruk, hanya saja resolusinya kurang tajam bahkan untuk layar iPad Air sekalipun, dan satu lagi tulisan pada bagian menu, seperti “Continue”, “New Game”, dan “Option” juga nampak blur. Selain itu, pergerakan karakter kita saat membawa key ghost tersendat-sendat, seakan ada jeda saat sedang menggerakannya.


Into The Darkness bisa 
168GAMES tebus seharga Rp 23.000 pada Apple App Store maupun Google Play dan tentu saja 168GAMES tidak akan menemukan tambahan IAP lagi setelah membelinya. Into The Darkness terdiri dari 15 level yang harus 168GAMES mainkan secara berturut. 168GAMES tidak bisa memilih level mana yang ingin 168GAMES mainkan dan tidak ada namanya nyawa baru di setiap level, jadi misal di level 3 nyawa terakhir 168GAMES adalah ungu muda, maka 168GAMES akan memulai level 4 dengan ungu muda juga. Untungnya roh hantu yang 168GAMES simpan dalam altar tetap dihitung di setiap levelnya, sehingga tidak terlalu sulit bagi 168GAMES untuk mendapatkan nyawa tambahan.

Secara keseluruhan, sesungguhnya Into The Darkness bukanlah game horor yang buruk. Game ini mampu mengajak minmin untuk panik, selalu waspada, cekatan, hingga deg-degan di saat yang bersamaan. Apalagi soundtrack yang kelam dari Into The Darkness menambah unsur ngeri di dalamnya. Ya di mata minmin, Into The Darkness merupakan game maze bertema horor yang penuh potensi. Hanya saja, ia akan jauh lebih menyenangkan untuk dimainkan jika dipoles sedikit lagi.

Apple App Store Link: Into The Darkness, Rp. 23000

Google Play Store: Into The Darkness, Rp 23.006

KESIMPULAN :

(+) Soundtrack yang membawa suasana horor yang kental
(+) Alternatif bagi yang sudah bosan game labirin biasa & ingin sesuatu yang penuh kejutan
(+) Karakter hantu yang imoet2
(+) Control Virtual Stick yang nyaman digunakan & responsif
(+) Sedikit olahraga ringan bagi jantung 

(-) Grafis yang tidak high resolution mengruangi kesenangan bermain
(-) Pergerakan karakter yang tersendat saat membawa " key ghost "
(-) Tidak ada tutorial

RATING 168GAMES : 6/10 

0 comments:

Post a Comment